Rabu, 28 November 2018

Cara Mengelola Dana Pinjaman Tunai atau Hutang



Mencari tambahan modal atau pinjaman menjadi salah satu hal yang biasa dilakukan oleh pengusaha yang mana dilakukan untuk memperluas usaha dan juga untuk melancarkan kegiatan operasional. Namun sayangnya adalah kadang dana pinjaman tersebut tidak bisa dikelola sesuai dengan harapan atau kebutuhan sehingga usaha atau bisnis yang dijalankan justru tidak berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut akan menimbulkan kerugian bagi si peminjam itu sendiri dimana bisa menyebabkan pembayaran pinjaman menjadi macet dan aset perusahaan atau bisnis bisa disita oleh si pemberi pinjaman. Lalu bagaimana cara mengelola pinjaman dana tunai atau hutang dengan baik?  simak caranya berikut ini:

Buat Rencana dengan Matang

Cara mengelola dana pinjaman tunai atau hutang yang pertama adalah buatlah rencana dengan matang. Meminjam uang ke bank atau perusahaan finance ini harus bisa merencanakan dengan matang seperti apa kemajuan usaha atau bisnis yang ingin dilakukan. Buatlah rincian terlebih dahulu berapa modal yang dibutuhkan supaya tidak berlebihan sehingga tidak memberatkan saat akan membayarnya. Tidak hanya itu saja namun nantinya modal yang akan didapatkan dari bank atau perusahaan finance tersebut digunakan atau disalurkan untuk apa saja misalnya untuk menambah alat produksi, untuk menambah biaya promosi, atau untuk memperluas cabang bisnis.  Dengan memiliki rencana yang matang pebisnis akan bisa menjalankan bisnis atau usaha dengan lancar dan tidak ada dana pinjaman yang disalurkan untuk keperluan lainnya.

Sesuai Rencana

Jika mengajukan pinjaman dana tunai dalam jumlah besar ke perusahaan multi finance maupun bank sering timbul keinginan di dalam hati untuk menggunakannya untuk kepentingan di luar usaha lebih tepatnya untuk kebutuhan konsumtif. Tentunya hal tersebut kurang tepat karena modal usaha sebaiknya digunakan untuk keperluan usaha juga. Menggunakannya untuk keperluan lain akan menyebabkan kemunduran usaha. Tetaplah sesuai dengan anggaran yang telah dibuat sebelumnya supaya modal atau dana pinjaman tidak habis.

Buatlah Rincian Keuangan dengan Tepat

Untuk mengelola dana pinjaman dengan tepat buatlah rincian keuangan yang detail. Mengapa hal tersebut diperlukan? tujuannya supaya tahu kemana saja dana pinjaman tersebut mengalir.  Dengan rincian keuangan tersebut bisa diketahui apakah cara mengelola dana selama  ini sudah benar atau tidak. Evaluasi ini dilakukan setiap minggu atau bulan sehingga akan menciptakan pengelolaan dana pinjaman yang benar-benar maksimal.

Dana Khusus

Jika berani meminjam modal atau dana ke bank maupun perusahaan keuangan itu tandanya juga bertanggung jawab untuk membayar cicilan dan siap menerima risikonya. Supaya tidak terkena blacklist beraku tertiblah dalam membayar angsuran. Siapkanlah dana khusus untuk bisa membayar cicilan tersebut dimana bisa diambilkan dari dana usaha. 

Jadikan Laba Sebagai Modal

Laba bisnis yang didapatkan harus dibagi menjadi dua yang  pertama adalah untuk membayar cicilan atau angsuran sedangkan yang kedua adalah untuk menambah modal usaha. Sehingga modal tidak hanya mengandalkan dari pinjaman tunai tersebut tapi juga ditambah dengan laba bisnis itu sendiri.

Bijak dalam mengelola keuangan wajib  dimiliki oleh pebisnis. Pebisnis yang pandai dalam mengelola dana sendiri maupun pinjaman dana tunai terbukti mampu mengembangkan perusahaannya lebih besar lagi. Baca juga cara mudah mendapatkan pinjaman dana tunai disini.


EmoticonEmoticon